Dua dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Rahmat Azis Nabawi dari Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, dan Dr. Lailatul Rahmi dari Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, terlibat dalam kepanitiaan cabang olahraga panjat tebing pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Porprov XVI Sumatera Barat 2026
Cabang Olahraga Panjat Tebing
7–14 Oktober 2026 | Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman
PADANG PARIAMAN — Dua dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Rahmat Azis Nabawi dari Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, dan Dr. Lailatul Rahmi, S.Pd., M.Pd. dari Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, terlibat dalam kepanitiaan cabang olahraga panjat tebing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Pertandingan panjat tebing berlangsung pada 7–14 Oktober 2026 di Parit Malintang, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini merupakan bagian dari ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Keterlibatan kedua dosen tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi sivitas akademika UNP dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan olahraga daerah. Pelaksanaan pertandingan melibatkan koordinasi berbagai unsur, mulai dari perangkat teknis hingga panitia yang menangani kebutuhan penyelenggaraan.
Penugasan dalam Kepanitiaan Panjat Tebing
Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Barat Nomor 600/SKP/PROV.SUMBAR/IX/2026 tanggal 6 September 2026, penyelenggaraan cabang olahraga panjat tebing Porprov Sumatera Barat 2026 didukung oleh perangkat pertandingan, tim teknis, dan panitia pelaksana. Dalam lampiran keputusan tersebut, Dr. Lailatul Rahmi, S.Pd., M.Pd. tercantum sebagai anggota Seksi Protokoler bersama Rahmah Azis Nabawi, S.Pd., M.Pd.T. Seksi ini merupakan bagian dari struktur panitia pelaksana yang ditetapkan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan.
Panjat Tebing dalam Porprov XVI Sumatera Barat
Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi ajang kompetisi bagi atlet dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan dan hasil pembinaan olahraga. Penyelenggaraan pertandingan membutuhkan koordinasi antara organisasi olahraga, perangkat teknis, panitia pelaksana, dan unsur pendukung lainnya.
Berdasarkan pemberitaan Marapi Post, pertandingan panjat tebing ditutup pada 14 Oktober 2026. Dalam laporan tersebut, Kota Sawahlunto meraih juara umum pertama, Kabupaten Padang Pariaman berada di posisi kedua, sedangkan Kabupaten Agam menempati posisi ketiga dengan raihan tiga medali emas dan delapan medali perunggu.
Berakhirnya pertandingan menandai selesainya rangkaian kompetisi cabang panjat tebing. Selain capaian para atlet, penyelenggaraan yang tertib juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kompetisi olahraga daerah.
Kontribusi Sivitas Akademika bagi Daerah
Keterlibatan dosen dalam kegiatan olahraga memperluas ruang partisipasi perguruan tinggi di tengah masyarakat. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan dalam organisasi, koordinasi kegiatan, dan dukungan terhadap penyelenggaraan agenda daerah sesuai dengan bidang penugasan masing-masing.
Bagi UNP, partisipasi sivitas akademika dalam kegiatan di luar kampus menjadi salah satu bentuk hubungan perguruan tinggi dengan komunitas dan organisasi daerah. Kolaborasi semacam ini membuka ruang interaksi antara dunia akademik dan berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk olahraga.
Keterlibatan Rahmat Azis Nabawi dan Lailatul Rahmi dalam kegiatan panjat tebing Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi bagian dari partisipasi dosen UNP dalam agenda olahraga daerah. Informasi mengenai penugasan masing-masing dosen dapat dilengkapi melalui dokumen resmi kepanitiaan agar peran yang diberitakan tersaji secara akurat.
UNP Berdampak
Sivitas akademika berkontribusi melalui ilmu, kolaborasi, dan partisipasi bagi kemajuan daerah.
Sumber Informasi
TAGS
#UNPBerdampak #UniversitasNegeriPadang #DosenUNP #PorprovXVISumbar2026 #PanjatTebing #FPTISumbar #OlahragaSumateraBarat #PadangPariaman #SivitasAkademika #SDG17