Hari Santri 2026: Saatnya Santri Menguatkan Negeri melalui Ilmu, Teknologi, dan Kemandirian

GENDERANG | NASIONAL Kamis, 22 Oktober 2026 Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk menegaskan peran santri dalam pendidikan, penguasaan teknologi, kemandirian ekonomi, dan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas.

Program Integrasi Program Studi dan Nagari dari Pendidikan Bahasa Inggris UNP Dorong Alahan Panjang Menuju Destinasi Wisata Internasional

ALAHAN PANJANG, KABUPATEN SOLOK — Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata Nagari Alahan Panjang melalui Program Integrasi Program Studi dan Nagari. Program pengabdian kepada masyarakat ini diwujudkan melalui pelatihan English for Tour Guiding bagi 50 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabun Alahan Panjang pada 22–23 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Integrasi Program Studi dan Nagari (PIPN), salah satu skema hibah pengabdian kepada masyarakat unggulan yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang. Melalui skema tersebut, kompetensi akademik program studi diintegrasikan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintahan nagari di Sumatera Barat.

Dalam pelaksanaan program di Alahan Panjang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menerapkan keahlian dalam pembelajaran bahasa dan komunikasi untuk membantu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam melayani wisatawan. Upaya ini menjadi relevan bagi Alahan Panjang yang memiliki potensi wisata alam, pertanian, budaya, dan kehidupan lokal yang dapat diperkenalkan lebih luas kepada wisatawan nasional maupun mancanegara.

Program ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan bahasa Inggris, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Melalui peningkatan kemampuan komunikasi, anggota Pokdarwis diharapkan lebih siap memperkenalkan daya tarik destinasi dan memberikan informasi kepada pengunjung dari berbagai latar belakang.

Program Integrasi Program Studi dan Nagari: Keahlian Akademik untuk Kebutuhan Lokal

Program Integrasi Program Studi dan Nagari memberikan ruang bagi program studi di UNP untuk menerapkan kompetensi akademiknya dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Sebagai skema hibah pengabdian kepada masyarakat yang dikelola LPPM UNP, program ini menghubungkan kapasitas perguruan tinggi dengan potensi dan kebutuhan pembangunan di tingkat nagari.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris mengambil peran melalui penguatan kemampuan komunikasi wisata. Pelatihan English for Tour Guiding dirancang berdasarkan situasi yang dihadapi pemandu wisata, mulai dari menyambut pengunjung, memperkenalkan destinasi, menjelaskan daya tarik wisata, memberikan petunjuk arah, hingga menyampaikan informasi yang dibutuhkan wisatawan.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana keahlian pengajaran bahasa Inggris dapat diterapkan secara kontekstual di luar lingkungan kampus. Pengetahuan akademik tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi diarahkan agar dapat digunakan masyarakat dalam aktivitas pelayanan wisata.

Kegiatan berlangsung di Gedung Pokdarwis Kabun Alahan Panjang dan dibuka oleh pimpinan Pokdarwis, Fauzi Akmal, S.IQ., S.The.I., M.Pd.I., yang mewakili Wali Nagari. Kegiatan tersebut turut dihadiri staf Pemerintah Nagari Alahan Panjang dan tim pengabdi UNP.

Dalam sambutannya, Fauzi Akmal menekankan pentingnya kemampuan berbahasa untuk memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan. Kemampuan komunikasi menjadi salah satu bekal bagi masyarakat untuk menjelaskan daya tarik destinasi sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung.

Mewakili ketua tim pengabdi, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., juga menekankan perlunya kesiapan sumber daya manusia seiring perkembangan pariwisata Alahan Panjang. Masyarakat perlu mempersiapkan kemampuan berkomunikasi agar dapat menyambut wisatawan dari berbagai negara.

Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Praktik Pemanduan Wisata

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi English for Tour Guiding yang disampaikan oleh Witri Oktavia, M.Pd., dan Ainul Addinna, M.Pd. Materi difokuskan pada penggunaan bahasa Inggris yang relevan dengan kegiatan pemanduan wisata.

Peserta mempelajari ungkapan untuk menyambut wisatawan, memperkenalkan diri dan destinasi, memberikan petunjuk arah, menjelaskan objek wisata, serta berkomunikasi dalam situasi pelayanan. Pembelajaran diarahkan agar peserta dapat menggunakan ungkapan tersebut ketika mendampingi pengunjung di kawasan wisata.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan melalui praktik dan simulasi pemanduan wisata. Tim pengabdi mendampingi peserta dalam kelompok untuk menerapkan materi yang telah dipelajari ke dalam berbagai situasi komunikasi.

Perpaduan pembekalan materi dan praktik memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung penggunaan bahasa Inggris dalam konteks pelayanan wisata. Pendekatan ini diharapkan membantu anggota Pokdarwis membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kesiapan berkomunikasi dengan wisatawan.

Buku Saku Menjadi Bekal Belajar bagi Pokdarwis

Untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran, tim pengabdi menyusun buku saku berjudul English for Tour Guiding – Alahan Panjang. Setiap peserta memperoleh buku tersebut sebagai bahan belajar mandiri setelah pelatihan.

Buku saku memuat materi dan ungkapan praktis dalam bahasa Inggris beserta padanannya dalam bahasa Indonesia. Materinya mencakup komunikasi dengan wisatawan, penjelasan daya tarik destinasi, pelayanan, keselamatan, serta penanganan pertanyaan dan situasi sederhana selama kegiatan pemanduan.

Penyediaan buku saku memungkinkan peserta mempelajari kembali materi sesuai kebutuhan dan melanjutkan latihan setelah kegiatan selesai. Dengan demikian, program tidak hanya menyediakan pengalaman belajar selama pelatihan, tetapi juga bahan pendukung untuk memperkuat keterampilan secara mandiri.

Keahlian Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan dapat terus memberikan manfaat melalui penerapan materi tersebut dalam aktivitas pemanduan dan pelayanan wisata di Alahan Panjang.

Kerja Sama UNP dan Pemerintah Nagari untuk Pengembangan Pariwisata

Pada penutupan kegiatan, Wali Nagari Alahan Panjang, Dahri, S.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNP dan Pemerintah Nagari Alahan Panjang dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan potensi pariwisata nagari.

Kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya menghubungkan keahlian perguruan tinggi dengan kebutuhan pengembangan daerah. Kolaborasi antara program studi, pemerintah nagari, dan Pokdarwis diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

Tim pengabdi dalam kegiatan ini terdiri atas Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., Dra. Aryuliva Adnan, M.Pd., Witri Oktavia, M.Pd., Ainul Addinna, M.Pd., Honesty Yonanda Ayudhia, M.Pd., dan Hermi Zaswita, M.Pd.

Mempersiapkan Alahan Panjang Menuju Destinasi Wisata Internasional

Pengembangan destinasi wisata menuju pasar internasional memerlukan dukungan berbagai aspek, termasuk kualitas pelayanan, kesiapan sumber daya manusia, komunikasi lintas budaya, dan kemampuan masyarakat memperkenalkan keunggulan daerahnya.

Melalui Program Integrasi Program Studi dan Nagari, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNP berkontribusi pada salah satu aspek tersebut dengan memperkuat keterampilan komunikasi anggota Pokdarwis. Pelatihan, simulasi pemanduan, buku saku, dan kerja sama dengan pemerintah nagari menjadi langkah untuk menghubungkan keahlian akademik dengan kebutuhan pengembangan pariwisata lokal.

Keberlanjutan manfaat program akan bergantung pada latihan rutin, penerapan keterampilan dalam pelayanan wisata, serta dukungan dan kolaborasi para pemangku kepentingan. Namun, kegiatan ini telah memberikan dasar pembelajaran yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menyambut wisatawan.

Melalui semangat UNP Berdampak, Universitas Negeri Padang terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan keahlian akademik agar memberi manfaat bagi masyarakat. Di Alahan Panjang, kontribusi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan mendukung penguatan kapasitas Pokdarwis sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kawasan tersebut menuju destinasi wisata yang semakin dikenal secara internasional.

UNP Berdampak — Mengintegrasikan keahlian akademik dengan kebutuhan nagari untuk mengembangkan potensi lokal dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

#UNPBerdampak #ProgramIntegrasiProgramStudidanNagari #PIPN #LPPMUNP #PendidikanBahasaInggris #UniversitasNegeriPadang #PengabdianMasyarakat #EnglishForTourGuiding #PokdarwisKabun #AlahanPanjang #PariwisataInternasional #PariwisataBerbasisMasyarakat #SDG4 #SDG8 #SDG11 #SDG17